Derita Traveler Bertubuh Tinggi yang Liburan ke Jepang


Traveler bertubuh tinggi yang liburan ke Jepang pasti akan merasakan penderitaan ini. Pintu masuk penginapan sampai shower kamar mandi jadi lebih pendek.

Liburan ke Jepang memang menyenangkan. Tapi akan lain ceritanya bila kamu bertubuh tinggi, liburan ke Jepang akan jadi sedikit lebih menyebalkan.

Sebabnya, kamu akan merasa semua hal jadi lebih pendek bila dibandingkan dengan tinggi badan kamu. Dihimpun detikcom dari beberapa sumber, Selasa (20/8/2019), contoh saja saat traveler mau masuk pintu di Ryokan, penginapan tradisional Jepang.

Kamu yang badannya tinggi pasti akan menunduk kalau tidak mau kepalanya kepentok langit-langit atau kusen pintu. Tak jarang juga traveler bertubuh tinggi sering kepentok lampu saat sedang jalan-jalan. Belum lagi kalau naik transportasi umum.


Itu baru satu contoh saja. Contoh penderitaan lain yang mesti dialami oleh traveler bertubuh tinggi yang liburan ke Jepang adalah saat mandi. Shower di Jepang rata-rata tingginya menyesuaikan dengan tinggi warga lokal. Karena orang Jepang sering mandi sambil duduk, showernya pun tingginya 1 meter saja.

Kamu yang tubuhnya tinggi tentu tidak bisa protes kalau ternyata tinggi showernya maksimal hanya se-pundak saja. Kadang-kadang malah kamu harus sedikit membungkuk atau sekalian jongkok hanya demi bisa mandi dengan nyaman.

Saat sedang jalan-jalan pun, kamu yang badannya jangkung akan menyita perhatian. Rata-rata tinggi orang Jepang hanya akan setinggi pundak kamu atau bahkan lebih pendek. Wajar kalau kamu gampang ditemukan atau sering dilihat orang.

Derita lainnya adalah saat selfie bareng. Kamu yang badannya tinggi hanya akan terlihat se-pundak saja kalau berfoto dengan orang Jepang. Solusinya, kamu bisa agak sedikit menunduk supaya bisa masuk dalam satu frame dengan orang yang lebih pendek.


Beberapa destinasi wisata di Jepang juga tidak bersahabat dengan traveler yang bertubuh tinggi. Contohnya gerbang-gerbang kuil khas Jepang yang berwarna merah itu. Ada traveler jangkung yang nyangkut saat melewati gerbang itu. Bagian pundak plus kepalanya pasti akan kepentok kalau tidak menunduk.

Punya badan tinggi memang ada plus minusnya. Tinggal bagaimana kita menyikapinya saja. Selama masih bisa dibawa enjoy, liburan ke mana pun pasti tidak akan masalah. Bukan begitu?

Comments

Popular posts from this blog

Korban Tewas Bom Taliban di Dekat Rumah Sakit Afghanistan Jadi 39 Orang

Tega! Ibu di India menjual bayinya seharga 199 Ribu Rupiah!

Studi: Pemakaian Gadget Pada Malam Hari Tak Mengganggu Kualitas Tidur