Pembunuh Sekeluarga di Serang: Saya Terima Apapun Hukumannya

Samin (29) tersangka pembunuh sekeluarga di Kampung Gegeneng, Waringinkurung, Serang mengaku siap menerima hukuman atas perbuatannya. Samin siap dihukum setimpal.
"Entah hukuman apa yang dijatuhkan ke saya, saya sanggup menerimanya. Apapun hukumannya," kata Samin saat berbincang dengan detikcom di Mapolres Serang, Jl Ahmad Yani, Jumat (23/8/2019).
Samin memohon maaf kepada keluarga korban yang dibunuh yakni Rustiadi dan anaknya berusia 4 tahun. Samin juga memohon maaf kepada istri Rustiadi, Siti Sadiyah yang dianiaya hingga kritis.
"Entah hukuman apa yang dijatuhkan ke saya, saya sanggup menerimanya. Apapun hukumannya," kata Samin saat berbincang dengan detikcom di Mapolres Serang, Jl Ahmad Yani, Jumat (23/8/2019).
Samin memohon maaf kepada keluarga korban yang dibunuh yakni Rustiadi dan anaknya berusia 4 tahun. Samin juga memohon maaf kepada istri Rustiadi, Siti Sadiyah yang dianiaya hingga kritis.
"Saya mengakui kesalahan saya, saya siap menanggung risikonya, dengan ikhlas lapang dada," katanya.
Samin melakukan pembunuhan sekeluarga pada Selasa (13/8) dini hari. Sebelum membunuh, Samin pesta miras bersama rekan-rekannya di JLS Cilegon.
"Pulang dari lapo tuak, ada tujuan ke situ niatnya mau mencuri. Ternyata saya ambil handphone, bangun (korban) saya pukul-pukul, ya istrinya, ya anaknya. Setelah itu pergi pulang ke rumah laporan sama istri," ujarnya.
Samin melakukan pembunuhan sekeluarga pada Selasa (13/8) dini hari. Sebelum membunuh, Samin pesta miras bersama rekan-rekannya di JLS Cilegon.
"Pulang dari lapo tuak, ada tujuan ke situ niatnya mau mencuri. Ternyata saya ambil handphone, bangun (korban) saya pukul-pukul, ya istrinya, ya anaknya. Setelah itu pergi pulang ke rumah laporan sama istri," ujarnya.
Pelaku menggunakan kayu saat beraksi. Saat ingin mencuri handphone, korban terbangun. Samin kemudian membunuh korban.
"Saya pukul, pukul terus si korban. Istrinya bangun saya pukul lagi, anaknya bangun saya pukul lagi. Setelah itu saya pergi, saya taruh barang bukti di bawah sofa," kata Samin.
"Saya pukul, pukul terus si korban. Istrinya bangun saya pukul lagi, anaknya bangun saya pukul lagi. Setelah itu saya pergi, saya taruh barang bukti di bawah sofa," kata Samin.
Comments
Post a Comment