Puluhan Anak Punk dan Jalanan di Tebet Hapus Tato demi Hijrah

Puluhan anak punk dan jalanan ramai-ramai menghapus tato yang selama ini melekat di tubuhnya. Penghapusan tato dilakukan sebagai salah satu jalan hijrah.
"Hari ini sebenarnya salah satu program kita untuk hapus tato. Khusus hari ini, dikhususkan untuk anak punk dan anak jalanan yang sudah hijrah. Tidak menerima yang umum, kalau umum ada tempatnya sendiri," jelas Direktur Islam Medical Service (IMS) Imron Faizin (38) di kolong Jembatan Tebet, Jakarta Selatan, Sabtu (24/8/2019).
Layanan ini diberikan secara cuma-cuma alias gratis dalam rangka peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-74. Kegiatan ini digelar oleh IMS bekerja sama dengan komunitas 'Tasawuf Underground'. Total ada 24 anak punk dan jalanan yang mengikuti layanan hapus tato gratis ini.
"Hari ini sebenarnya salah satu program kita untuk hapus tato. Khusus hari ini, dikhususkan untuk anak punk dan anak jalanan yang sudah hijrah. Tidak menerima yang umum, kalau umum ada tempatnya sendiri," jelas Direktur Islam Medical Service (IMS) Imron Faizin (38) di kolong Jembatan Tebet, Jakarta Selatan, Sabtu (24/8/2019).
Layanan ini diberikan secara cuma-cuma alias gratis dalam rangka peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-74. Kegiatan ini digelar oleh IMS bekerja sama dengan komunitas 'Tasawuf Underground'. Total ada 24 anak punk dan jalanan yang mengikuti layanan hapus tato gratis ini.
"Kalau untuk anak punk dan anak jalanan, kita sudah 3 kali ya. Pertama di Tangerang Selatan, kira-kira Bulan April. Kedua pada Bulan Ramadhan lalu di sini juga, ketiga yang ini," katanya.
Hapus tato merupakan program kesehatan rutin yang dilakukan oleh IMS. Program ini dikhususkan bagi pemilik tato yang sudah mantap berhijrah.
"Ini anak-anak punk binaan dari Tasawuf Underground. Jadi yang dihapus tatonya hari ini adalah anak-anak punk binaan Tasawuf Underground," tuturnya.
Hapus tato merupakan program kesehatan rutin yang dilakukan oleh IMS. Program ini dikhususkan bagi pemilik tato yang sudah mantap berhijrah.
"Ini anak-anak punk binaan dari Tasawuf Underground. Jadi yang dihapus tatonya hari ini adalah anak-anak punk binaan Tasawuf Underground," tuturnya.
Imron mengatakan, program ini sudah dilaksanakan oleh IMS sejak tahun 2017. Sejak itu sudah ada ribuan orang yang dihapus tatonya.
"Sejak tahun 2017, sudah sekitar 4000 orang yang dihapus tatonya. Hari ini yang kita tindak 24 orang saja," katanya.
Lebih lanjut soal penghapusan tato ini, Imron mengatakan bahwa tindakan ini harus dilakukan dalam kondisi yang fit. Sebelum penghapusan tato, terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan kesehatan.
"Sejak tahun 2017, sudah sekitar 4000 orang yang dihapus tatonya. Hari ini yang kita tindak 24 orang saja," katanya.
Lebih lanjut soal penghapusan tato ini, Imron mengatakan bahwa tindakan ini harus dilakukan dalam kondisi yang fit. Sebelum penghapusan tato, terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan kesehatan.
"Jadi yang sudah kita cek lab, mereka semua sudah lolos tes kesehatan. Tidak semua yang mendaftar ditindak, tetap harus dilakukan pemeriksaan, harus fit kondisinya," katanya.
Pemeriksaan itu meliputi pengecekan tekanan darah, hingga pemeriksaan apakah pasien menderita penyakit menular seperti HIV/Aids.
"Pertama (cek) tensi, lalu cek lab secara umum, lalu tes HIV/Aids, kemudian Hepatitis B dan C, lalu gula darah. Jika tidak lolos salah satunya, maka tidak disarankan ditindak dulu," tandasnya.
Pemeriksaan itu meliputi pengecekan tekanan darah, hingga pemeriksaan apakah pasien menderita penyakit menular seperti HIV/Aids.
"Pertama (cek) tensi, lalu cek lab secara umum, lalu tes HIV/Aids, kemudian Hepatitis B dan C, lalu gula darah. Jika tidak lolos salah satunya, maka tidak disarankan ditindak dulu," tandasnya.


Comments
Post a Comment